Deteksi Dini Stroke oleh Keluarga dan Tingkat Keparahan Neurologis Pasien Stroke

Authors

  • Anita Mirawati Poltekkes Kemenkes padang, Indonesia
  • Tintin Sumarni Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang, Indonesia
  • Wella Meitri Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang, Indonesia

Keywords:

Family Knowledge; Early Detection; Stroke; NIHSS

Abstract

Latar Belakang: Stroke menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian di Indonesia. Efektivitas penanganan stroke sangat dipengaruhi oleh waktu pemberian terapi pada periode emas (golden period), yaitu 3–4,5 jam sejak onset gejala. Kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi gejala awal stroke berperan penting dalam mempercepat akses pasien terhadap pelayanan kesehatan, sehingga berpotensi meningkatkan luaran klinis dan mengurangi tingkat keparahan stroke. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 146 anggota keluarga pasien stroke di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi sebagai responden, yang dipilih menggunakan metode accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Stroke Recognition Questionnaire (SRQ) dan lembar observasi National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43% keluarga memiliki tingkat deteksi dini yang baik. Sebagian besar pasien (49,31%) masuk dengan tingkat keparahan stroke sedang (skor NIHSS 5-15). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara deteksi dini keluarga dengan tingkat keparahan stroke saat masuk rumah sakit (p-value = 0,003 < 0,05). Keluarga dengan deteksi dini (76,9%) cenderung membawa pasien dengan tingkat keparahan stroke yang ringan. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan deteksi dini keluarga dengan tingkat keparahan neurologis pasien stroke akut. Pengetahuan yang baik membantu keluarga mengenali gejala lebih cepat sehingga meminimalkan keparahan gejala neurologis saat pasien tiba di rumah sakit. Saran: Tenaga kesehatan disarankan untuk meningkatkan edukasi mengenai sistem aktivasi ambulans dan pengenalan gejala stroke yang lebih spesifik agar penanganan pra-rumah sakit (pre-hospital) dapat lebih optimal.

References

Ishariani, L., & Rachmania, D. (2021). Hubungan Respon Time Keluarga dalam Membawa Pasien Stroke ke Pelayanan Kesehatan dengan Tingkat Keparahan Pasien Stroke. The Indonesian Journal of Health Science, 13(1), 35–43. https://doi.org/10.32528/ijhs.v13i1.5274

Ivanka, M. N. P., Pratiwi, W., & Kusnandang, A. (2024). The Association between Family Knowledge and Response with Pre-hospital Delay among Stroke Patients: A Study from Rural Area of Cirebon, Indonesia. GHMJ (Global Health Management Journal), 7(4), 157–166. https://doi.org/10.35898/ghmj-741111

Mirawati, A., Dita, D. A., Sumarni, T., Deswita, D., & Zulharmaswita, Z. (2025). Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Pasien Stroke Non Hemoragik di RS Otak Dr. Drs. Muh. Hatta Kota Bukittinggi Tahun 2024. Jurnal Medical Laboratory, 4(2), 30–48. https://doi.org/10.57213/medlab.v4i2.279

Mirawati, A., Sumarni, T., Meitri Program Studi, W. D., Kemenkes Padang, P., Raya Siteba, J., & Gadang, S. (2025). Pengetahun Keluarga dalam Mengenali Gejala Stroke pada Pasien yang di Rawat. Jurnal Penelitan Perawat Profesional, 7(6), 314–318. http://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Morton, P. G., & Fontaine, D. K. (2018). Critical Care Nursing_ A Holistic Approach (11th ed., Number 11). Wolter Kluwer.

National Intitute of Neurological Disorder and Stroke. (2025). NIH Stroke Scale. National Intitute of Neurological Disorder and Stroke.

Rumah Sakit Otak Bukittinggi.(2024). Laporan Kinerja Instalasi Rekam Medik Tahun 2023 dan 2024.

Sari, L. M., Lilisa, M., & Nurmala, I. (2023). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Deteksi Dini Tanda dan Gejala Stroke Dengan Tingkat Keparahan Stroke. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 7200–7207.

Sumarni, T. (2024). Prehospital Stroke Management by Family Members among Stroke Patients in DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi Brain Hospital, West Sumatera - Indonesia, 2024. Pakistan Journal of Life and Social Sciences (PJLSS), 22(2). https://doi.org/10.57239/pjlss-2024-22.2.001470

Tim Penyusun SKI. (2024). Survey Kesehatan Indonesia Tahun 2023.

Yaslina, Y., Lipoeto, N. I., Sahar, J., Syafrita, Y., Sulastri, D., Effendi, N., Malini, H., & Purna, R. S. (2024). The Influence of Family Psychological Factors on Stroke Recurrence Using the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM) in Bukittinggi City, Indonesia. Journal of Health Research, 38(5), 408–416. https://doi.org/10.56808/2586-940X.1099

Downloads

Published

2026-05-06

How to Cite

Mirawati, A., Sumarni, T., & Meitri, W. (2026). Deteksi Dini Stroke oleh Keluarga dan Tingkat Keparahan Neurologis Pasien Stroke. Bima Nursing Journal, 7(2), 161–167. Retrieved from https://jkp.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/bnj/article/view/1976

Issue

Section

Articles

Citation Check