Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Teknologi Digital Terhadap Penurunan Prevalensi Penyakit Menular

Authors

  • Qurrata’yuni Pratiwi Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu Lombok Tengah-NTB, Indonesia
  • Lalu Sulaiman Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu Lombok Tengah-NTB, Indonesia
  • Lalu Abdul Khalik Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu Lombok Tengah-NTB, Indonesia
  • Syaiful Syaiful Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia http://orcid.org/0000-0001-8515-5631
  • Dita Prihartini Universitas Bima Internasional MFH Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32807/bnj.v7i2.1944

Keywords:

Komunitas Desa; Komunitas Kota; Media Sosial; Penyakit Menular; Promosi Kesehatan Digital

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh media sosial dan teknologi digital dalam kegiatan promosi kesehatan terhadap penurunan prevalensi penyakit menular di komunitas kota dan desa di kota dan kabupaten Bima. Metode penelitian menggunakan desain mixed-methods: survei kuantitatif pada 400 responden (200 dikota, 200 didesa) dan wawancara mendalam pada 24 informan kunci. Intervensi promosi kesehatan digital berupa konten edukasi berbasis media sosial (Facebook, Instagram), grup WhatsApp komunitas dan pengiriman pesan singkat (SMS/IVR) selama 6 bulan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan kesehatan rata-rata dari 55,2 (SD 12,4) menjadi 78,6 (SD 10,1) (p < 0,001). Prevalensi penyakit menular menurun dari 10,0% menjadi 6,1% pasca-intervensi (penurunan relatif 39%). Paparan terhadap intervensi digital berkaitan signifikan dengan penurunan risiko penyakit menular (OR = 0,62; 95% CI 0,45–0,85; p = 0,003). Analisis kualitatif mengidentifikasi tema: akses dan literasi digital; (2) kepercayaan pada sumber informasi; (3) peran tokoh masyarakat; dan  adaptasi konten bahasa lokal. Kesimpulan: promosi kesehatan berbasis digital efektif menurunkan prevalensi penyakit menular dengan catatan perlunya strategi menjembatani kesenjangan digital di wilayah pedesaan .Kebaruan penelitian terletak pada bukti empiris tingkat komunitas bahwa paket intervensi multi-saluran berbasis digital, ketika dikombinasikan dengan strategi lokal (pemimpin komunitas, bahasa lokal dan integrasi offline), tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga menurunkan prevalensi penyakit menular secara terukur di lapangan. Rekomendasi : meliputi penguatan kapasitas literasi digital, kolaborasi dengan tokoh lokal dan pemanfaatan kanal offline untuk menjangkau kelompok terpinggirkan.

Kata Kunci : Promosi, Media, digital, Infeksi, Penyakit,  

References

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Chen, J., & Wang, Y. (2021). Social media use for health purposes: Systematic review. Journal of Medical Internet Research, 23(5), e17917. https://doi.org/10.2196/17917

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.

Julhana, J., Rahmad, I., Ahmad, A., & Arismansyah, A. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan teknologi aplikasi telenursing N-SMSIn pada asuhan pasien tuberkulosis dalam mencegah terjadinya tuberkulosis dan multidrug-resistant tuberculosis. Bima Nursing Journal, 6(2), 149-158. https://doi.org/10.32807/bnj.v6i2.1822

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Cetak biru strategi transformasi digital kesehatan 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.kemkes.go.id/book/710

Parlaungan, J., Tambunan, S. G. P., Purnamawati, D., Muhtar, M., & Hasbi, M. (2023). Pengaruh promosi kesehatan menggunakan cyberspace dalam meningkatan pola hidup sehat lansia diabetes mellitus. Bima Nursing Journal, 5(1), 23-31. https://doi.org/10.32807/bnj.v5i1.1426

Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328-335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403

Roy, S., Lartey, S. T., Durneva, P., Jha, N., Ofori, M. A., Zeba, Z., Dockery, S., Scarboro, N. S., Taylor, M., & Joshi, A. (2025). Digital health technology infrastructure challenges to support health equity in the United States: Scoping review. Journal of Medical Internet Research, 27, e70856. https://doi.org/10.2196/70856

Stark, A. L., Geukes, C., & Dockweiler, C. (2022). Digital health promotion and prevention in settings: Scoping review. Journal of Medical Internet Research, 24(1), e21063. https://doi.org/10.2196/21063

Wall, R., Evers, J., & Haydock, D. (2023). An international systematic review concerning the effect of social media exposure on public compliance with infection prevention and control measures during the COVID-19 pandemic. Journal of Infection Prevention, 24(3), 103-112. https://doi.org/10.1177/17571774231159574

Woods, L., Eden, R., Macklin, S., Krivit, J., Duncan, R., Murray, H., Donovan, R., & Sullivan, C. (2024). Strengthening rural healthcare outcomes through digital health: Qualitative multi-site case study. BMC Health Services Research, 24, 1096. https://doi.org/10.1186/s12913-024-11402-4

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020-2025. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240020924

Yao, R., Zhang, W., Evans, R., Cao, G., Rui, T., & Shen, L. (2022). Inequities in health care services caused by the adoption of digital health technologies: Scoping review. Journal of Medical Internet Research, 24(3), e34144. https://doi.org/10.2196/34144

Downloads

Published

2026-05-06

How to Cite

Pratiwi, Q., Sulaiman, L., Khalik, L. A., Syaiful, S., & Prihartini, D. (2026). Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Teknologi Digital Terhadap Penurunan Prevalensi Penyakit Menular. Bima Nursing Journal, 7(2), 87–93. https://doi.org/10.32807/bnj.v7i2.1944

Issue

Section

Articles

Citation Check