Manfaat Vitamin C Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Pada Ibu Bersalin | Munafiah | Jurnal Kesehatan Prima

Manfaat Vitamin C Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Pada Ibu Bersalin

Durrotun Munafiah(1*), Ni Nyoman Martaningtyas(2), Jumiyatun Jumiyatun(3)
(1) Program Studi Kebidanan STIKes Karya Husada Semarang ,Indonesia
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author
DOI : 10.32807/jkp.v13i2.231

Abstract

Abstrak

 

Ketuban pecah dini merupakan penyebab penting morbiditas dan mortalitas perinatal serta berhubungan dengan infeksi perinatal. Kadar vitamin C yang rendah pada ibu dapat meningkatkan resiko terjadinya ketuban pecah dini. Tujuan dari penelitian ini yaitu pengaruh riwayat pemberian vitamin C pada ibu bersalin terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di wilayah Bangsri Jepara. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy experiment. Desain penelitian post test only two group design. Responden dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Bangsri I pada bulan November 2018 sampai dengan Januari 2019 sebanyak 42 orang yang dibagi menjadi 21 responden pada kelompok intervensi dan 21 responden pada kelompok kontrol. Pada kelompok kontrol sebagian besar responden terjadi KPD sebanyak 55,0%. Pada kelompok intervensi sebagian besar responden tidak terjadi KPD sebanyak 90,5%. Terdapat pengaruh pemberian vitamin C terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini ditunjukkan pada uji Mann-Whitney dengan nilai p value = 0,002 < 0,05. Disarankan pada ibu bersalin diharapkan diharapkan rutin melakukan ANC dan mematuhi anjuran tenaga kesehatan untuk mengenali tanda-tanda bahaya saat kehamilan salah satunya Ketuban Pecah Dini serta memperbaiki nilai asupan gizi selama kehamilan, sehingga dapat mengurangi angka kejadian kematian ibu dan janin

Keywords


ibu bersalin, ketuban pecah dini, vitamin C

References


Almatsier, Sunita. 2012. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Casanueva E, Ripoll C, Talentino M, ett all. Vitamin C Supplementasion to prevent premature rupture of the choriomniotic membranes.AJCN.2005

Dahlan, Sopiyudin. 2011. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika

Fonghaha M, Keshavars T, Parsanezhads M, Rajaeefar A. The effect of vitamin C on premature rupture of membranes and preterm labor in shiraz, southern Iran. IRCMJ 2009

Huth J, Rebecca G. Vitamin C and E supplementation to prevent spontaneous preterm birth. NIH-PA 2010.

Leeson, Roland C., dkk. 2010. Buku Ajar Histologi. Jakarta: EGC

Nayereh Ghomian , Leili Hafizi , Zahra Takhti. The Role of Vitamin C in Prevention of Preterm Premature Rupture of Membranes. Iran Red Crescent Med J.2013:15(2)

Nir Melamed, MD, MSc; Avi Ben-Haroush, MD, MSc; Joseph Pardo, MD; Rony Chen, MD; Eran Hadar, MD; Moshe Hod, MD; Yariv Yogev, MD. Expectant management of preterm premature rupture of membranes: is it all about gestational age?. American Journal of Obstetrics & Gynecology. January 2011

Parry M. Premature rupture of the fetal membranes. NEJM 1998

Prawirohardjo, Sarwono. 2011. Ilmu Kebidanan. Jakarta : PT Bina Pustaka.

Thaddeus P. Waters, MD; Brian M. Mercer, MD. The management of preterm premature rupture of the membranes near the limit of fetal viability. American Journal of Obstetrics & Gynecology. September 2009

V Zanardo, S Vedovato, E Cosmi, P Litta, F Cavallin, D Trevisanuto, S Chiarelli. Preterm premature rupture of membranes, chorioamnion inflammatory scores and neonatal respiratory outcome. BJOG An International Journal of Obstetrics and Gynaecology. 2009

Xiucui Luo, Qingxi Shi, Yang Gu, Jing Pan, Maofang Hua, Meilin Liu, Meijiao Zhang, Leilei Wang, Ying Gu, Julia Zhong, Xinliang Zhao, Ziqing Dong, Edmund C. Jenkins,W. Ted Brown, Nanbert Zhong. LncRNA Pathway Involved in Premature Preterm Rupture of Membrane (PPROM): An Epigenomic Approach to Study the Pathogenesis of Reproductive Disorders. PLOS ONE www.plosone.org. 2013


Article Statistic

Abstract view : 159 times
PDF views : 102 times

Dimensions Metrics

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kesehatan Prima

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.