PEMBERIAN BISKUIT BERBASIS BAHAN PANGAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN BERAT BADAN DAN LiLA IBU HAMIL KEK

Rosa Hadiana Putri, AASP candradewi, Reni Sofiyatin, Made darawati

Abstract

Masa kehamilan merupakan masa penentu kualitas generasi berikutnya. Ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) memiliki resiko melahirkan bayi BBLR. Mengingat dampak kurang gizi yang sangat luas, maka perlu upaya penanggulangan KEK melalui penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit berbasis bahan pangan lokal untuk meningkatkan berat badan dan Lingkar Lengan Atas (LiLA) ibu hamil KEK. Penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimen dengan design penelitian The One Group Pre-test post-test. Jumlah subjek dalam penelitian sebanyak 7 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan konsumsi energi sebanyak 505,27 ± 273,80 kkal. Terjadi peningkatan berat badan 7.03±2.10 kg dan LiLA 1.55±0.45 cm. Ada  perbedaan berat badan dan LiLA ibu hamil KEK setelah diberikan biskuit (p<0,05).

Full Text:

PDF

References

Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Amerata, Dahlia I. 2014. Hubungan Pemberian Makanan Tambahan-Pemulihan Dengan Kadar Hemoglobin Dan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember). Politeknik Negeri Jember. Available at : https://publikasi.polije.ac.id

Aritonang, Evawany., 2010. Kebutuhan Gizi Ibu Hamil. Bogor: IPB Press

Asria, Kurniati. 2010. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Energi pada Ibu Hamil di Indonesia Tahun 2010. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Available at : http://repository.uinjkt.ac.id.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2007. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2007. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Chandradewi, 2015. Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK (Kurang Energi Kronis) Di Wilayah Kerja Puskesmas Labuan Lombok. Jurnal Kesehatan Prima, 9(1), pp.1391–1402

Galtier - Dereure F, Boegner C, Bringer J. Obesity and Pregnancy: Complication and Cost. Am J Clin Nutr. 2000; 71: 124.

Hardinsyah. 2009. Faktor Berhubungan dengan Status Gizi ibu hamil di Padang Propinsi Sumatra Barat Tahun 2002. Pasca Sarjana UI.

Haryani, Febrina Dwi.,Darmono SS.,Maya Dian Rakhmawatie. 2013. Hubungan Karakteristik, tingkat konsumsi energi, tingkat konsumsi protein dan frekuensi periksa kehamilan dengan pertambahan berat badan ibu hamil trimester II. Jurnal kedokteran Muhammadiyah,1(2):32-41.

Kamariyah, nurul; musyarofah. 2016. Lingkar lengan atas ibu hamil akan mempengaruhi peningkatan berat badan bayi lahir di BPS Artiningsih Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan;9(1).

Karima, Khaula dan Endang L. Achadi. 2012. Status Gizi Ibu dan Berat Badan Lahir Bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7(3).

[Kemenkes RI] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013. Pokok-Pokok hasil Riskesdas Indonesia 2013, Jakarta: Kemenkes RI.

[Kemenkes RI] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2014. Infodatin Situasi Kesehatan Ibu. Kemenkes RI, Pusat data dan informasi, pp.1–6.

Lagiou P, Tamimi RM, Mucci LA, Adami HO,Hsieh CC, & Trichopoulus D. 2004. Diet during pregnancy in relation to maternal weight gain and birth size. European Journal of Clinical Nutrition;58(2):231-7.

Marindratama, hasmeinda. 2014. hubungan pertambahan berat badan ibu hamil trimester III dengan berat bayi lahir di kabupaten semarang. Universitas Muhammadiyah Surakarta. available at : http://eprints.ums.ac.id

Lutviana E, Budiono I. Prevalensi dan Determinan Kejadian Gizi Kurang pada Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2010; 5(2): 138 – 144.

Prihananto V. 2007. Pengaruh Pangan Fortifikasi Multi Gizi Mikro terhadap Status Gizi Ibu Hamil dan Berat Bayi Lahir. Disertasi. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Sastroasmoro, S. & Ismael, S., 2010. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis, Jakarta: CV Sagung Seto.

Sibuea MD, Tendean HMM, Wagey FW. 2013. Persalinan pada Usia >35 Tahun di RSU Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Jurnal E-Biomedik (eBM); 1(1): 484-489.

Suhardjo. 2004. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara

Syarifuddin,V.,Hakimi,M.,dan Martiningsih,B., 2011 . Kurang Energi kronis Ibu Hamil sebagai Faktor Risiko Bayi Berat Lahir Rendah. Berita Kedokteran Masyarakat, 27(4), pp.187-196.

Widy, Usmelinda S. 2014. Analisa Pola Makan Ibu Hamil dengan Kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Universitas Negeri Yogyakarta. Available at : http://eprints.uny.ac.id

Refbacks

  • There are currently no refbacks.