Hubungan Religiusitas dengan Kejadian Depresi Pada Lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika

Rahmatullah Azmi, Desty Emilyani, Sitti Rusdianah Jafar, Ni Putu Sumartini

Abstract


Depresi pada lansia  menjadi masalah kesehatan mental yang serius, lansia yang mengalami depresi akan menimbulkan dampak seperti cepat marah dan tersinggung, kualitas hidup menurun hingga bunuh diri. Untuk mengatasi dampak depresi tersebut yaitu mendorong aktivitas-aktivitas seperti aktivitas keagamaan seperti melakukan Sholat, Puasa, Zakat, Membaca Al-Qur'an, Doa dan Dzikir. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kejadian depresi pada lansia di Balai Sosial Lanjut Usia  Mandalika NTB. Metode Penelitian ini menggunakan Design Correlation dengan rancangan Cross Sectional Study dengan 45 sampel di dapat dari populasi yaitu 80 orang lansia yang berada di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan purposive sampling menggunakan kuisioner religiusitas dan GDS-15 untuk depresi. Hasil Penelitian menunjukkan Seluruh responden religiusitasnya cukup dengan jumlah 45 orang lansia (100%), dengan tingkat depresi normal sebanyak 12 orang lansia (26,67%) dan sebagian besar responden mengalami tingkat depresi sedang yaitu 33 orang lansia (73,33%). Hasil uji statistik Spearman Rank pada α = 0,05 di peroleh hasil  p = 0,007 < α = 0,05, yang berarti hipotesa nol (H0) ditolak atau hipotesa kerja (Ha) diterima.Terdapat hubungan antara Religiusitas dengan Kejadian Depresi pada Lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB

Keywords


Lanjut Usia; Religiusitas; Depresi

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, N., & Azizah, F. N. (2011). Hubungan Antara Tingkat Dukungan Sosial dengan Tingkat Depresi pada Tenaga Kerja Wanita Industri Rokok di CV. Tidar Magelang Jawa Tengah. STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

Amelia, M., Saputri, W., Indrawati, E. S., Rakyat, K., Bidang, K. I., & Nomor, U. R. I. (2011). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Depresi Pada Lanjut Usia Yang Tinggal Di Panti Wreda Wening Wardoyo Jawa Tengah. Jurnal Psikologi, 9(1). https://doi.org/10.14710/jpu.9.1

American Journal of Sociology. (2019). 済無No Title No Title. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Azizah, L. M. 2011. Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu

Ballo, I. R., & Kaunang, T. M. D. (2012). Profil Lansia Depresi Di Manado. Jurnal Biomedik, 4(1), 59–67.

Darwane, I. W., & Manurung, I. (2016). Hubungan Stres dengan Kenaikan Tekanan Darah Pasien Rawat Jalan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 8(2), 95–100.

Dinkes NTB. (2019). Profil Kesehatan NTB 2018. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Elliya, R., Maulana, I., & Hidayati, M. (2018). Pengaruh Terapi Religiusitas Terhadap Gejala Depresi Pada Lansia Beragama Islam Di Uptd Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2017. Holistik Jurnal Kesehatan, 12(2), 118–125.

Gupta, S., Avasthi, A., & Kumar, S. (2011). Relationship between religiosity and psychopathology in patients with depression. Indian Journal of Psychiatry, 53(4), 330.

Kit, V., Leung, T., Sik, S., Suen, H., Sahota, D. S., Lau, T. K., & Leung, T. Y. (2012). External cephalic version does not increase the risk of intra-uterine death : a 17-year experience and literature review. 25(9), 1774–1778. https://doi.org/10.3109/14767058.2012.663828

Lumongga, D. R. N. (2016). Depresi: tinjauan psikologis. Kencana.

Nafa, R. A. (2016). Hubungan Tingkat Religiusitas dengan Tingkat Depresi Lansia Beragama Islam di Panti Tresna Werdha Budi Mulia 4 Margaguna Jakarta Selatan.

Nurfadilah, M. (2017). Gambaran religiusitas pada lansia: Studi deskriptif di RW 05 Kampung Pasanggrahan Kabupaten Garut. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Parasari, G. A. T., & Lestari, M. D. (2015). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Tingkat Depresi Pada Lansia Di Kelurahan Sading. Jurnal Psikologi Udayana, 2(1), 68–77. https://doi.org/10.24843/jpu.2015.v02.i01.p07

Pribadi, T. (2017). Hubungan peran keluarga dengan depresi pada lansia di kecamatan way halim bandar lampung tahun 2015. Holistik Jurnal Kesehatan, 11(2), 82–89.

Rifandif, H., Munawwaro, K., Pratiwi, S., Saraswati, M. L., Mustofa, A. Z., Ihtifazhuddin, R., Ismawati, A., Suryawati, G. A., & Yulianti, S. (2019). Pendidikan Spiritual Usia Lanjut melalui Kegiatan Rutin Keagamaan di Dusun Serut, Gedangsari, Gunungkidul Yogyakarta. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat, 1, 21–24.

Satrianegara, M. F. (2014). Pengaruh religiusitas terhadap tingkat depresi, kecemasan, stres, dan kualitas hidup penderita penyakit kronis di kota Makassar (kajian survei epidemiologi berbasis integrasi Islam dan kesehatan). Kesehatan, 6(2), 288–304. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/kesehatan/ article/view/947/914

Syukra, A. (2012). Hubungan antara religiusitas dengan kejadian depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin kabupaten Padang Pariaman tahun 2012. Padang, West Sumatra: Universitas Andalas.

Widiana, N. (2013). Hubungan Antara Kadar Religiusitas Dengan Kesehatan Mental (Studi Pada Mahasiswa Program Studi PAI Semester 6 STAIN Salatiga Tahun 2013). Skripsi.

Wulandari, A. F. S. (2011). Kejadian dan Tingkat Depresi Pada Lanjut Usia: Studi Perbandingan di Panti Wreda dan Komunitas. 1–20.




DOI: https://doi.org/10.32807/bnj.v2i2.726

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Bima Nursing Journal